Premis
Seorang pembuat topeng yang merasa rendah diri karena penampilannya menggunakan topeng tampan untuk melamar putri raja, tetapi akhirnya diterima apa adanya, menginspirasi lahirnya Tari Topeng Kembar sebagai simbol cinta dan kejujuran.
Logline
Seorang pembuat topeng bernama Arga merasa minder dengan penampilannya dan menggunakan topeng tampan untu melamar Putri Ratna. Saat kebenaran terungkap, Sang Putri tetap menerima Arga karena kejujurannya. Cinta mereka akhirnya menginspirasi lahirnya Tari Topeng Kembar sebagai simbol kejujuran dan ketulusan.
Basic Story
Arga, seorang pembuat topeng berbakat, merasa minder karena penampilannya yang tidak menarik. Ia jatuh cinta pada Putri Ratna, tetapi merasa tidak pantas untuk melamarnya. Kemasyhuran kecantikannya tersebar hingga ke seluruh penjuru negeri, memikat hati banyak pemuda yang berharap dapat memperistrinya. Para pelamar dari berbagai kalangan berdatangan ke istana dengan penuh harap, mulai dari para bangsawan terkemuka yang membawa persembahan mewah hingga saudagar kaya yang menjanjikan kekayaan melimpah bagi kerajaan.
Atas saran ibunya, Arga membuat sebuah topeng berwajah tampan dan menggunakannya saat melamar sang putri. Putri Ratna menerima lamarannya, namun kemudian mengetahui kebenaran di balik topeng tersebut. Meskipun demikian, ia tetap mencintai Arga karena kejujuran dan kebaikan hatinya. Pada hari pernikahan, mereka mengenakan topeng identik, yang kemudia menginspirasi lahirnya Tari Topeng Kembar di Lumajang, jawa timur,sebagai simbol cinta sejati, kejujuran, dan seni pembuatan topeng.